One of The DISC

13 09 2013

Pernah tahu orang yang memiliki mayoritas sifat-sifat ini? Pelit, suka memerintah, bicaranya data/kuantitas, emosional, suka marah kalau keinginannya tidak terpenuhi, yang diingat kesalahan orang, sukses, berada di puncak, target oriented, angka, banyak yang tidak menyukainya, menekan.

Ya, kelihatannya orang ini nggak banget ya? Tapi lucunya kebanyakan orang yang memiliki sifat ini sukses dan berhasil. Meskipun, tentunya, dia banyak tidak disukai orang. Bisa jadi karena sifat-sifat yang dia miliki di atas, atau karena orang iri saja dengan keberhasilannya.

Penjabaran ini sama sekali bukan karena saya tidak menyukai seseorang. Ini jauh lebih merupakan kajian ilmiah berdasarkan pengamatan ke beberapa subyek di sekitar saya dari sudut pandang psikologi, sosial, dan tentunya komunikasi – sebagai ilmu baru hasil akumulasi ilmu psikologi dan sosial. Juga, terutama karena karena saya adalah seorang Certified Behavior Analyst.

Mengamati perilaku orang selalu menarik. Karena variannya begitu banyak, dan dampak satu tindakan (stimulus) pada orang yang berbeda akan menghasilkan tanggapan (respon) yang bisa jadi berbeda juga.

Posted from WordPress for Android

Advertisements




Teori pertama Arman tentang Keseimbangan

27 04 2012

Bahwa seseorang akan selalu mencari keseimbangan dalam kehidupannya. Misalnya jika seseorang mendapatkan ketidakseimbangan peran di rumah, maka dia akan mencari keseimbangan di kantor. Seorang istri yang tinggal di rumah mertuanya maka akan mendapatkan ketidakseimbangan karena kehilangan/tidak mendapatkan perannya sebagai ibu rumah tangga karena peran itu masih di pegang oleh ibu mertuanya.

Dalam kondisi demikian si istri akan mencari keseimbangan di tempat lain. Jika ia seorang pekerja maka sifat sebagai pengatur rumah tangga akan diterapkan di kantornya.

Tergantung dari sifat pribadinya, jika ia memiliki sifat dominan, maka ia akan menjadi pengatur yang cenderung memaksa. Jika ia memiliki sifat steady, maka ia akan berperan sebagai “ibu” atau di-ibu-kan di kantor. Beberapa orang – terutama yang lebih muda – biasanya akan memberikan sebutan kepadanya seperti misalnya MAMI. Dia akan sangat dihormati karena perannya yang keibuan di antara yang lainnya.

Dalam kasus ini mungkin tidak terjadi jika si perempuan itu tinggal di rumah bersama orang tuanya sendiri.

faktor lain sifat: Dominan, apakah si perempuan mempunyai nature feeling sebagai ibu.