katabagus

29 05 2013

Kutipan kata bagus: Frame foto itu di dalam kotak, tapi frame pemikiran bisa di luar kotak (Fachry Latief).





Saat Hiu dan Buaya bertemu

30 09 2012

Saat hiu dan buaya bertemu, saat itulah di hari keempat ini Kapten kembali bekerja, mencari anggota baru untuk dijadikan kadet di space ship penjelajah waktu ini. sebelum kembali ke markas besar #3rdNorthRedCross, pada 201209301945. pb.





184, masih 1 lagi

11 02 2012

Baru tahu, ternyata wordpress memberikan peringkat dalam hal jumlah posting yang kita lakukan di blog ini. Sejauh ini ternyata sudah 184 posting yang sudah saya buat. Masih 1 tulisan lagi untuk mendapatkan bintang 1. OMG….

Dan ketika tulisan ini dipublish untuk sementara, langsung muncul greeting mendapatkan gintang 1.  Aha…..

Hmmm… lebih baik saya mengejar peringkat bintang di Y!A, dengan membantu menjawab pertanyaan orang-orang yang membutuhkan bantuan. Lebih sesuai dengan resolusiku tahun ini untuk do more for others.





Sesuatu yang Kecil di Hari Besar

27 10 2011

Konsep ini aku tulis sehari sebelum hari ulang tahunku yang ke 40. Ternyata lupa aku terbitkan di hari H-nya. Nggak masalah lah, yang penting akhirnya aku terbitkan juga. Yang paling penting adalah, keberlanjutannya, yang aku catat harus terjadi pada 3 Januari 2012.

Di hari ini, aku memulai hari besarku dengan melakukan sesuatu yang kecil yang mungkin akan berarti sangat besar bagi seorang yang kecil ataupun besar. Dan itu bermakna besar bagiku yang kecil di tengah kehidupan ini. Semua itu semoga menambah besarnya arti sebuah kata kecil: KEHIDUPAN





Empa(4) P(0)eloeh

14 10 2011

Bagi manusia, menjadi sempurna justru menjadikannya tidak sempurna. Kesempurnaan terwujud justru pada ketidaksempurnaannya.

Mengejar ke arah kesempurnaan itu baik, namun sebenarnya yang bisa kita lakukan hanyalah mendekati ke arah kesempurnaan. Satu dunia, beribu masalah. Ingin menjadi yang sempurna.

Nyatanya tidak pernah ada. Saat mendekati ke kesempurnaan di sudut pandang kita, kita melihat ada yang lebih sempurna dari kita. Sementara kita tidak melihat aspek ketidak sempurnaan yang ada pada sosok idola kesempurnaan kita, karena kita disilaukan oleh citra kesempurnaan itu.

 

Saling melengkapi

Kesempurnaan dianggap sebuah aspek yang tunggal. Padahal dari paradigma lain bisa dipandang bahwa kesempurnaan (hanya akan) terjadi kalau – dua atau lebih aspek – saling menunjang, saling melengkapi, hingga terwujudlah apa yang disebut dengan kesempurnaan itu. Hanya sering kita disilaukan oleh kesempurnaan tunggal, yang mengganggap kesempurnaan adalah prestasi pribadi, bukan berasal dari sekumpulan aku-aku.

Menjelang 40, sebelum hari ini. Tuhan pastinya bukan dengan tidak sengaja mempertemukanku dengan begitu banyak pengalaman ketidaksempurnaan, ketidakseimbangan; baik mengalami maupun mengamati.

Sebagai manusia, dari awal hingga matinya, dan segala yang berkecamuk di antara keduanya sepanjang jalan kehidupan ini. Let say,

  • tidak punya anak,
  • kecerdasan yang berbeda,
  • ketidakcocokan,
  • keinginan yang lain,
  • proses adaptasi yang begitu sulit dan lama,
  • menyamakan paradigma,
  • mengembangkan/ mengubah individu, kelompok, atau organisasi,
  • stigma,
  • yang cerdas miskin; yang kaya bodoh,
  • jalan di tempat,
  • penentuan prioritas,
  • keterbatasan wawasan,
  • “naik kelas”,
  • rezeki yang berbeda jumlah dan jenis,
  • definisi rezeki,
  • pertengkaran,
  • menentukan pilihan,
  • mempertahankan atau melepaskan,
  • dunia subconscious,
  • akar masalah,
  • konflik orang tua anak,
  • parent image,
  • single parent,
  • multiple parent (hmm),
  • komunikasi (what a word!),
  • soul mate (Kitt, where R U?),
  • silaturahmi,
  • kerabat,
  • perceraian,
  • sedekah,
  • hadiah,
  • kesabaran,
  • pengendalian emosi,
  • KDRT,
  • penipuan,
  • pembagian peran,
  • kompensasi,
  • kompetensi,
  • personal business,
  • karir,
  • pendapatan,
  • futuristic visioner,
  • keadilan,
  • hening,
  • politik,
  • taktik,
  • strategi,
  • konseling,
  • komitmen,
  • menunggu,
  • masa depan,
  • janji,
  • menyia-nyiakan,
  • abai,
  • mengambangkan,
  • pertemuan,
  • perpisahan,
  • terkenal,
  • takdir,
  • penantian.
  • (Adakah yang disebut dua kali? Ah biarlah).

Percayalah, semua itu hanya sebagian kecil yang berkecamuk dalam pikiran dan hati, mata (karena melihat), kuping (karena mendengarkan). Tak mungkin semua apalagi satu persatu diurai dengan jelas. Beruntung otak manusia memiliki kapasitas yang tidak terhingga; konon. Juga adanya short dan long term memory, membuat semua ini mengadon menjadi satu dalam pikiran, sementara mereka ada di rumahnya masing-masing tak melebur jadi satu.

Namun semua ramuan itu menjadikan laksana kue matang keluar dari ovennya. Harum, penuh, aneka warna dan rasa, kompleks, utuh, solid, padat, men”jadi”.

Dan kue itu bernama: AKU.

Dengan resep: campuran berbagai PENGALAMAN HIDUP

Koki: MENGALAMI DAN MENGAMATI

Kompor : KEHIDUPAN NYATA

Oven: Perenungan dan pengambilan keputusan.

Dan semua itu hanya bisa terjadi karena: Keadilan Allah

 

Jakarta, 14102011;

Beberapa jam menjelang …..





Bahagia

26 09 2011
Hari ini begitu bermakna bagiku.
Benar, ada beberapa pekerjaan yang menjadi tertunda
Tapi hari ini aku begitu bahagia.
Karena telah menjalankan peranku sebagai konselor.

Dengan pengetahuanku, pendidikanku, dan pengalamanku, Aku membantu seorang sahabat yang aku kenal di dunia maya. 
Belum sekalipun aku bertemu dengannya. Namun rasanya hubungan kami begitu dekat. Bahkan sangat dekat.
Begitu besar dan banyak masalah yang menimpamu. 
Tapi semoga saja apa yang telah aku utarakan sedikit membantu dan keep U motivate. 
Aku bahagia bisa sedikit memberikan apa yang aku punya untuk membahagiakanmu. 
Terapi bawah sadar, EQ, the secret, post traumatic treatment, man from  mars, woman from venus....

Hope U do what I said to You. Hope U will get your own happines.... soon....