Level 42: Bukan Grup Musik

15 10 2013

Image

Seperti sebuah game komputer, tadi malam saya baru saja menyelesaikan game kehidupan di Level 41; dan sekarang baru memasuki level ke-42. Di Level 42 ini permainan pastinya lebih seru, sulit, sekaligus menantang dibandingkan level sebelumnya. Juga permainan ini harus saya selesaikan hingga setahun ke depan.

Dalam setahun ke depan saya harus mempunyai strategi, cara menyelesaikan game Level 42 ini dengan baik agar – kalau game perang – saya tidak perlu banyak menghabiskan amunisi dan bahan bakar, tapi tetap bisa mencapai garis finish. Dengan jatah peluru yang terbatas harus lebih mampu menembak jatuh musuh/target lebih banyak. Laksana game Goal Pou, harus memasukkan banyak bola ke dalam gawang. Seperti Farm Ville, harus bisa banyak menanam benih-benih yang nanti akan dipanen di saat sudah ranum. Semisal game catur, harus lebih cermat untuk memilih buah catur mana, dan ke mana langkah hendak dilewati. Pun harus berhati-hati karena harus mengantisipasi langkah lawan. Pun layaknya game Pool, harus jeli bola mau dimasukkan ke lubang yang yang mana, dengan arah dan kecepatan stik yang tepat.

Pada setiap pemainan balap mobil, saya harus selalu tahu kapan saatnya ada kerusakan di salah satu komponen mobil, atau saat bahan bakar mulai menipis. Dengan demikian tahu kapan harus berhenti sesaat di pit stop sekadar untuk mengisi bensin, mengganti ban, memberi oli, atau sejenak mengevaluasi langkah yang sudah diambil untuk menentukan apakah harus melanjutkan atau mengubah strategi.

Mirip permainan game sepak bola, saya harus mampu menentukan dengan tim mana saya akan bergabung, karena hanya dengan tim terbaiklah saya akan menang.

Saya juga harus mengingat langkah-langkah saat memainkan level sebelumnya, agar tidak salah langkah, lebih-lebih mengulangi kesalahan yang pernah dibuat. Jangan sampai masuk ke jebakan lawan yang ada sehingga harus mulai dari awal lagi.

Di semua game komputer, makin meningkat levelnya, saya harus makin mahir, tangkas, cepat bereaksi, bahkan otomatis, mengarahkan tombol kursor ke arah yang tepat, kaoan menembak, mengelak, mundur, bertahan, untuk kemudian lari dengan cepat ke target berikut di depannya.

Tidak lupa, sesekali namun berkala saya harus menekan tombol jeda (pause), saat saya sudah mulai lelah, juga tombol Help! (F1), ketika saya membutuhkan pertolongan dari yang membuat Maha Game ini. Karena saya yakin dalam panduan menjalankan game ini Si Programmer sudah memberikan cara-cara menjalankan game ini, aturannya, yang boleh dan tidak, dan bahkan bagaimana memenangkan game ini dengan benar. Namun tak sekali pun perlu googling untuk mencari trik memenangkan, atau short cut, atau game cheat untuk memenangkan game ini dengan mudah tanpa perlu khawatir kehabisan amunisi atau nyawa yang dijatah dalam tiap level. Karena kalau itu dilakukan, akan mengurangi makna keseruan memainkan game ini. Perjalanan melalui semua rintangan di Level 42 inilah yang kelak akan memampukan saya untuk nanti bisa masuk dan memenangkan level game berikutnya, di Level 43, di tahun depan.

Kini, saatnya saya mulai mamainkan game di level 42. Mainkaaan……..

Jakarta, 15 Oktober 2013